Wilwatikta

Wilwatikta
Sirno Ilang Kertaning Bumi

Kamis, 12 Agustus 2010

Miyak Silsilah " Ki Ageng Tarub " (bag4)

Ki Ageng Tarub (bag4)

dan yang terkenal adalah Ki Ageng Abdurrohman Susila (Ki Ageng Selo). Setelah bebrapa lama menikah Ki Ageng Selo mempunyai 7 orang anak namun yang lakilaki Cuma satu bernama Ki Ageng Enes. Setelah itu ki Ageng Enes Mempunyai putra bernama Ki Ageng Pemanahan yang nantinya menurunkan Suto Wijoyo, Sesuai pesan ayahnya, Ki Pemanahan dan restu sultan Pajang, Sutowijoyo menggantikan ayahnya sebagai pembesar atau Panembahan Mataram. Seperti dikatakan oleh Panembahan Giri dan Kanjeng Sunan Kalijaga, keturunan Ki Pemanahan kelak akan menjadi raja aung yang meguasai tanah Jawa. Sebagaimana ayahnya, Sutowijoyo selalu mencari kebenaran tentang dua ramalan nujum dua orang sesepuh itu.
Sebenarnya, Ki Ageng Tarub adalah merupakan suatu karomah dari Allah yang diberikan kepada Syeh Maulana Maghribi dengan Dewi Telangkas (Nona Telangkas) yang melahirkan Ki Ageng Tarub. Adapun karomah yang diberikan Allah kepada Ki Ageng Tarub I yaitu kawin dengan Bidadari yaitu Nawang Wulan. Adapun cucu Ki Ageng Tarub I adalah Ki Ageng Selo yang mendapat karomah dari Allah yaitu dapat menangkap petir. Dari Beliaulah terlahir raja-raja ditanah jawa. Makam Ki Ageng Tarub terletak di desa Tarub Kecamatan Tawangharjo ± 10 km dari Kabupaten Grobogan .
Demikianlah sedikit cerita tentang Mrapen Empu Supo
MAKAM KI AGENG TARUB
Tidak jauh dari desa Selo tempat makam Ki Ageng Selo, tepatnya di desa Tarub, Kec. Tawangharjo terdapat makam Ki Ageng Tarub (Joko Tarub).
Ki Ageng Tarub sendiri menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar diakui pernah memiliki istri seorang bidadari yang bernama Nawang Wulan. Dari hasil perkawinannya melahirkan seorang puteri yang diperistri seorang pembesar dari kerajaan majapahit bernama Ki Lembu Peteng atau Bondan Kejawan.

Makam Ki Ageng Tarup teletak 10 km sebelah timur kota Purwodadi. Sebagai obyek wisata spiritual, makam Ki Ageng Tarup ini sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah dengan tujuan untuk mencari berkah agar permohonannya dikabulkan oleh Tuhan YME. Ki Ageng Tarup sendiri menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar khususnya atau masyarakat Jawa umumnya, diakui pernah memiliki istri seorang bidadari yang keturunannya akhirnya menjadi orang besar di jawa salah satu keturunannya adalah Ki Ageng Selo

Ki Ageng Selo dipercaya oleh masyarakat jawa sebagai cikal bakal yang menurunkan raja - raja di tanah Jawa. Bahkan pemujaan kepada makam ki ageng selo sampai sekarang masih ditradisikan oleh raja - raja Surakarta dan yogyakarta. Sebelum gerebeg mulud, utusan dari surakarta datang ke makam Ki Ageng Selo untuk mengambil api abadi yang selalu menyala di dalam makam tersebut. Begitu pula tradisi yang dilakukan oleh raja - raja Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar